Hayoo.. siapa yang gag tahu gangnam style?? Kata gangnam style pasti sudah sangat akrab di telinga kita. Dengan goyangan yang khas, ciptaan Psy, Rapper asal korea selauan ini memang bilin kita serasa ingin joget menirukan gayanya. Lagu yang dibawakan oleh pemuda bernama lengkap Park Jae Sung ini memang sudah menjadi trendsetter baru di dunia, bahkan mulai mengalahkan K-POP yang sudah ngtrend sebelumnya.
Lalu, sebenarnya, darimanakah asal kata "gangnam" itu sendiri??
Gangnam sendiri adalah salah satu dari 25 distrik di Seoul Korsel.
Gangnam merupakan kawasan hiburan paling kaya sekaligus simbol budaya
warga Korea Selatan. Lingkungan di Gangnam nama distrik di Korea yang
terkenal sebagai area elit serta tempat tinggal kebanyakan artis papan
atas, figur publik, maupun orang-orang kaya raya di Korea. Dan kota
Gangnam juga sering disebut sebagai Beverly Hills-nya Korea.
Gangnam sangat populer sebagai pusat perbelanjaan para kalangan atas.
Banyak merk-merk terkenal di jual di Kota ini. Tak heran bila Daerah
tersebut berhasil membukukan pendapatan US$ 84 juta atau 7 persen dari
total pendapatan per kapita Korea Selatan. Tak hanya sebagai tempat
perbelanjaan, aktivitas hiburan malam di kota ini pun tidak pernah
berhenti. Bar dan klub di Gangnam kerap buka dari hingga jam empat dini
hari. Beberapa restoran bahkan melayani pengunjung 24 jam penuh.
Lantas, apa hubungannya dengan Gangnam Style yang dibawakan PSY.
Menurut Jea Kim, Gangnam style yang dibawakan PSY bisa diartikan
sebagai gaya hidup mewah berlebihan yang dilakukan orang-orang Gangnam.
Lingkungan di sana dipenuhi dengan penduduk yang kerap menghamburkan
uang serta memakai barang bermerek dari ujung kepala hingga kaki.
“Gangnam seperti daerah timur Amerika Serikat dan Beverly Hills tanpa
budaya yang sama. Atau seperti Dubai dibangun di Korea,” tulis Jea Kim
melalui blognya.
Sedang lirik yang dinyanyikan seperti “Oppan Gangnam Style” itu bisa
diartikan untuk menyatakan ” Aku adalah orang Gangnam”. Hal itu
ditunjukkan juga dalam video klip yang menampilakn PSY tengah hidup
mewah dan sangat cinta mencintai budaya Gangnam.
Pada mula awal video, Psy begitu menonjolkan segelas kopi, Nah
ternyata, di para warga yang tinggal di kota Gangnam rela menghabiskan
uangnya hanya demi kopi. Bahkan di Gangnam warganya lebih banyak
mengeluarkan uang untuk membeli secangkir starbucks dibandingkan
makanan.
Menurut Jea Kim, melalui video yang berdurasi hampir 5 menit itu, PSY
berusaha menyampaikan kalau penduduk Korea banyak yang memimpikan bisa
hidup dan menikmati kota Gangnam. Sedang orang-orang Gangnam sendiri,
tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan dengan hidupnya.









0 komentar:
Posting Komentar